3 Rabi'ul Akhir 1448 H | Tasikmalaya | +62 853-5292-5557
Shalat Hari Ini: Subuh 04:25 Dzuhur 11:44 Ashar 20:24 Maghrib 17:46 Isya 18:55
INFO PENTING
Pendaftaran Santri Baru (SPMB) Gelombang 1 Tahun Ajaran 2027/2028 Resmi Dibuka! Kuota terbatas untuk 120 santri. Dapatkan Beasiswa Khusus Tahfidz & Prestasi Sains.
Lihat Detail

Naskah Pidato pada Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026

Beranda / Berita / Detail

Naskah Pidato pada Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026
14 Agustus 2026 Jurnalis Kronika Emqi 6 Dilihat Buletin Emqi

PIDATO PERINGATAN HARI PRAMUKA

14 AGUSTUS 2026

Tema:

“Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang saya hormati Bapak/Ibu Dewan Guru,

Yang saya hormati para Pembina Pramuka,

Yang saya banggakan seluruh peserta didik dan anggota Pramuka,

Serta hadirin yang berbahagia.

Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt. atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada hari ini kita dapat memperingati Hari Pramuka, 14 Agustus 2026, dengan penuh rasa syukur dan semangat kebersamaan.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, kepada keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang saya hormati,

Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema nasional:

“Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Tema ini bukan sekadar slogan. Di dalamnya terdapat pesan penting bahwa Gerakan Pramuka harus terus mengambil bagian dalam mempersiapkan generasi muda yang mandiri, tangguh, produktif, peduli terhadap lingkungan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

Swasembada pangan bukan hanya persoalan pemerintah atau para petani.

Swasembada pangan adalah tanggung jawab kita bersama.

Dan pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam menanamkan kesadaran tersebut sejak dini.

Anak-anak yang saya banggakan,

Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar matematika, IPA, bahasa, atau berbagai ilmu pengetahuan lainnya. Sekolah juga merupakan tempat untuk membangun karakter dan menumbuhkan kesadaran bahwa ilmu yang kita miliki harus memberikan manfaat bagi kehidupan.

Melalui kegiatan Pramuka, kita dapat belajar bahwa kemandirian dimulai dari hal-hal sederhana.

Menanam tanaman di lingkungan sekolah.

Memanfaatkan lahan yang tersedia.

Menjaga kebersihan lingkungan.

Tidak membuang makanan.

Menghargai hasil kerja petani.

Mengenal sumber pangan lokal.

Belajar mengolah dan memanfaatkan hasil alam secara bijaksana.

Semua itu adalah bagian dari pendidikan menuju ketahanan dan kemandirian pangan.

Hadirin yang berbahagia,

Pramuka memiliki nilai-nilai yang sangat relevan dengan cita-cita swasembada pangan.

Pramuka mengajarkan kemandirian, agar kita tidak selalu bergantung kepada orang lain.

Pramuka mengajarkan gotong royong, karena persoalan besar tidak mungkin diselesaikan seorang diri.

Pramuka mengajarkan disiplin dan tanggung jawab, karena keberhasilan membutuhkan proses dan konsistensi.

Pramuka juga mengajarkan cinta alam dan kasih sayang kepada sesama, sebagaimana tercermin dalam nilai-nilai Dasa Darma.

Karena itu, pendidikan kepramukaan dapat menjadi ruang pembelajaran yang nyata untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu berkarya dan berkontribusi.

Anak-anak yang saya banggakan,

Kita sering berbicara tentang Indonesia Emas 2045.

Tetapi perlu kita sadari bahwa Indonesia Emas tidak akan hadir dengan sendirinya.

Indonesia Emas 2045 harus dipersiapkan sejak sekarang.

Dan kalian adalah bagian dari generasi yang akan menentukan seperti apa Indonesia pada tahun 2045.

Jika hari ini kalian masih duduk di bangku sekolah, maka sekitar dua puluh tahun yang akan datang kalian akan berada pada usia produktif dan menjadi bagian penting dari pembangunan bangsa.

Karena itu, persiapkan diri kalian.

Jadilah generasi yang berilmu, beriman, berkarakter, sehat, mandiri, kreatif, adaptif terhadap teknologi, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Jangan hanya menjadi generasi yang mampu menggunakan teknologi.

Jadilah generasi yang mampu menciptakan sesuatu melalui teknologi.

Jangan hanya menjadi konsumen.

Jadilah generasi yang mampu memproduksi dan memberikan solusi.

Jangan hanya berbicara tentang masa depan.

Mulailah membangun masa depan dari apa yang dapat kita lakukan hari ini.

Hadirin yang saya hormati,

Di lingkungan sekolah, semangat mendukung swasembada pangan dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan sederhana, seperti kebun sekolah, pemanfaatan lahan produktif, penghijauan, pengelolaan sampah, pengenalan pangan lokal, serta berbagai proyek pembelajaran berbasis lingkungan dan kehidupan nyata.

Dengan demikian, pendidikan tidak berhenti pada teori.

Peserta didik belajar langsung dari kehidupan.

Mereka belajar bahwa tanah harus dijaga, air harus dihargai, lingkungan harus dilestarikan, dan pangan harus diproduksi serta dimanfaatkan secara bijaksana.

Inilah pendidikan yang mempersiapkan manusia bukan hanya untuk mencari pekerjaan, tetapi juga untuk menciptakan nilai dan memberikan manfaat.

Anak-anak yang saya cintai,

Jadikanlah Pramuka sebagai tempat untuk menempa diri.

Belajarlah menjadi pribadi yang disiplin.

Belajarlah bekerja sama.

Belajarlah memimpin dan dipimpin.

Belajarlah menyelesaikan masalah.

Belajarlah mencintai alam.

Dan yang paling penting, belajarlah menjadi manusia yang bermanfaat.

Karena pada akhirnya, ukuran keberhasilan seseorang bukan hanya seberapa tinggi pendidikannya, tetapi juga seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.

Hadirin yang berbahagia,

Mari kita jadikan momentum Hari Pramuka tahun 2026 ini sebagai titik penguatan kembali pendidikan karakter dan kepedulian terhadap ketahanan pangan.

Mari kita bangun generasi muda yang tidak takut bekerja, tidak malu bertani, tidak gengsi mencintai alam, dan tidak ragu untuk berkarya.

Sebab pangan adalah kehidupan, lingkungan adalah amanah, pendidikan adalah investasi, dan generasi muda adalah masa depan bangsa.

Dari sekolah kita menanam ilmu.

Dari Pramuka kita menanam karakter.

Dari lingkungan kita belajar kehidupan.

Dan dari generasi muda kita menanam harapan menuju Indonesia Emas 2045.

Mari kita mantapkan langkah.

Mantapkan karakter.

Mantapkan pendidikan.

Mantapkan kemandirian.

Mantapkan kepedulian terhadap lingkungan.

Dan mantapkan kontribusi kita untuk Indonesia.

Akhirnya, saya mengucapkan:

Selamat Hari Pramuka ke-65.

Semoga Gerakan Pramuka semakin kuat, semakin relevan dengan perkembangan zaman, dan semakin nyata kontribusinya dalam membentuk generasi muda Indonesia yang unggul, mandiri, tangguh, dan berkarakter.

Satu Pramuka, satu semangat, satu pengabdian untuk Indonesia.

Jayalah Pramuka!

Jayalah generasi muda Indonesia!

Menuju Indonesia Emas 2045!

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kembali ke Berita
Berita Lainnya
WhatsApp Resmi Terverifikasi • +62 853-5292-5557